Kokotu

Kokotu
pondok kokotu

Minggu, 10 Agustus 2014

Memulai kreatifitas

Banyak ide di kepala saya yang berat untuk dikeluarkan. mungkin karna saya adalah tipe pemberi ide bukan pelaksana...

Tapi di kokotu semangat untuk berbuat sesuatu sangat tinggi..saya merasa pendidikan dan kemampuan yang saya miliki sungguh sangat disayangkan apabila tidak saya bagi dengan masyarakat yang memerlukan.

Saya sangat menyukai anak anak,karna mereka sangat ceria,pikiran mereka belum terkukung oleh dogma dogma yang dapat membatasi kreatifitas mereka dan juga untuk dapat membangun bangsa maka anak anak adalah zero point kita dalam melakukan perubahan.

Yang saya lakukan hanyalah memberitahukan 1 anak untuk belajar di pondok kami,maka puluhan anak dengan antusias mengucapkan salam dengan membawa buku dan pena mereka...saya sungguh gembira melihat antusias mereka untuk belajar...Ameh ima...kitorang iko belajar e...

anak anak mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 SD duduk dengan rapih di ruangan tengah pondok kami.

saya mulai pelajaran kami dengan matematika dan saya sunguh terkejut ternyata perkalian dua pun mereka tidak hapal...kelas 1 sampai dengan kelas 6 SD.....masya Allah apa yang terjadi..

saya mencoba untuk mata pelajaran yang lain..saya mulai dengan yang termudah..saya tanyakan dengan keras karna saya meyakini mereka akan menjawab dengan sam kerasnya..SIAPAKAH NAMA PRESIDEN INDONESIA......
semua terdiam..sunyi tidak ada yang bisa menjawab.......

Wahai bangsaku di negara manakah anak anak ini tinggal....?


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar